LEMBAR PENGESAHAN
Laporan ini telah dilihat dan dibaca oleh:
Wali kelas XI.AP Kepala
Jurusan Bisnis Manajemen
Dafitri Andri, M.pd Lasadi,
S.pd
Kepala Sekolah SMK Triguna Utama
Nirachmat, S.Pd
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan Rahmat,
Inayah, Taufik dan Hidayahnya sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan
laporan kunjungan industri ini tanpa suatu halangan pun. Laporan ini
tidak akan selesai tanpa bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis
menyampaikan rasa terima kasih kepada:
1.
Bapak Lasadi, S.Pd selaku Kepala Jurusan Bisnis Manajemen;
2.
Bapak Nirachmat, S.Pd selaku kepala sekolah SMK Triguna Utama;
3.
Bapak Dafitri Andri M.Pd selaku wali kelas;
4.
Dan semua orang yang terlibat yang tidak bisa disebutkan satu persatu.
Saya selaku penulis memohon maaf apabila masih ada kekurangan dalam
pembuatan laporan ini karena pengalaman yang saya miliki masih kurang. Demikian
yang dapat saya sampaikan semoga laporan ini bermanfaat dikemudian hari dan
bisa memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan
laporan ini.
Tangerang Selatan, Februari 2015
Penyusun,
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN....................................................................................................... 1
1.1 Latar Belakang Kunjungan Industri........................................................................ 1
1.2 Tujuan Kunjungan Industri.................................................................................... 2
1.3 Manfaat Kunjungan Industri................................................................................. 2
a.
Bagi siswa....................................................................................................... 2
b.
Bagi sekolah.................................................................................................... 2
c.
Bagi industri.................................................................................................... 2
1.4 Lokasi Kunjungan Industri..................................................................................... 2
BAB II PEMBAHASAN....................................................................................................... 3
2.1 Profil................................................................................................................... 3
2.2 Hasil Kunjungan Industri...................................................................................... 7
BAB III PENUTUP.............................................................................................................. 8
3.1 Kesimpulan.......................................................................................................... 8
3.2 Saran................................................................................................................... 8
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
Karena besarnya persaingan di dunia kerja, menyebabkan
tuntutan peningkatan kualitas sumber daya manusia harus di lakukan seiring
dengan kemajuan teknologi. SMK sebagai penyiap tenaga kerja dituntut untuk
terus memberikan pelayanan dan pendidikan yang terbaik agar siswa-siswi mereka
menjadi tenaga kerja yang bukan hanya terdidik tetapi juga memiliki keterampilan
yang tinggi agar dapat bersaing di dunia kerja. Dilakukannya kunjungan industri agar siswa dapat mengetahui lebih jauh
tentang cara kerja, kedisiplinan, tata tertib kerja, dan mesin-mesin yang di
gunakan dalam produksi.
Siswa juga diharapkan tidak menganggap kunjungan
industri sebagi sarana rekreasi, tapi menganggap kunjungan industri sebagai
sarana belajar dengan cara mendatangi industri secara langsung, dan melihat
urutan-urutan proses kerja di industri tersebut.
Kunjungan industri dipilih
untuk menambah pengalaman siswa tentang dunia kerja. Siswa dituntut untuk aktif
menggali informasi tentang kunjungan industri untuk memperoleh pengetahuan
tentang dunia industri. Kunjungan industri dilakukan untuk memberikan gambaran
kepada siswa tentang industri dan proses produksi di bidang bisnis dan manajemen. Siswa harus membandingkan proses produksi di dunia
kerja dengan ilmu yang diperoleh di sekolah. Siswa diwajibkan membuat laporan
atas informasi yang di peroleh selama kunjungan industri tentang perusahaan
yang bersangkutan.
1.2 Tujuan Kunjungan Industri:
1. Memperluas
pengatahuan siswa dalam lingkungan dunia kerja.
2. Memberi informasi
tentang cara kerja dan tenaga kerja perusahaan.
3. Mendorong siswa agar
mempunyai rasa kedisiplinan dan tanggung jawab.
4. Melihat secara
langsung proses produksi dari awal sampai akhir.
1.3 Manfaat kunjungan
Industri
a) Bagi siswa:
1. Melihat cara kerja langsung produksi.
2. Menjadi gambaran saat akan bekerja atau menjadi
wirausaha.
3. Meningkatkan kemampuan yang dimiliki setelah melakukan
kunjungan.
b) Bagi sekolah:
1. Sekolah bisa langsung menunjukkan bagaimana pekerjaan
industri.
2. Memberikan motivasi kepada siswa agar mau berusaha.
3. Memberikan pendidikan selain di dalam kelas.
c) Bagi industri:
1. Dapat berbagi ilmu dengan siswa.
2. Memperkenalkan hasil produksi mereka.
3. Memperlihakan bagimana cara proses produksi mereka.
4. Memperkenalkan sejarah berdirinya perusahaan.
1.4 Lokasi Kunjungan Industri
·
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. DIV – NOODLE Bandung, Jalan Raya Caringin No 353 Padalarang Bandung Barat 40553, Jawa
Barat.
·
C59, Jalan Merak No.2 Kota Bandung, Jawa Barat 40133, Indonesia.
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Profil perusahaan
2.1.a. PT Indofood CBP Sukses Makmur
Tbk.
PT Indofood
CBP Sukses Makmur Tbk. (dahulu PT. Indofood Sukses Makmur Tbk, PT Gizindo
Primanusantara, PT Indosentra Pelangi, PT
Indobiskuit Mandiri Makmur, dan PT Ciptakemas Abadi) merupakan produsen
berbagai jenis makanan dan minuman yang bermarkas di Jakarta, Indonesia. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1990
oleh Soedono Salim dengan nama Panganjaya Intikusuma yang pada tahun 1994
menjadi Indofood. Perusahaan ini mengekspor bahan makanannya hingga Australia, Asia, dan
Eropa.
Sejarah PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk dahulu mencapai kesepakatan
dengan perusahaan asal Swiss, Nestle S.A, untuk mendirikan perusahaan joint venture yang bergerak di bidang manufaktur,
penjualan, pemasaran, dan distribusi produk kuliner di Indonesia maupun untuk
ekspor. Kedua perusahaan sama-sama memiliki 50% saham di perusahaan yang diberi
nama PT Nestle Indofood Citarasa Indonesia. Baik ISM maupun Nestle percaya, mereka dapat
bersaing secara lebih efektif di Indonesia melalui penggabungan kekuatan dalam
bentuk perusahaan dan tim yang berdedikasi untuk
itu.
Dalam
beberapa dekade ini PT Indofood Sukses Makmur Tbk (“Indofood” atau “Perseroan”)
telah bertransformasi menjadi sebuah perusahaan Total Food Solutions dengan
kegiatan operasional yang mencakup seluruh tahapan proses produksi makanan,
mulai dari produksi dan pengolahan bahan baku hingga menjadi produk akhir yang
tersedia di pasar. Kini, Indofood dikenal sebagai perusahaan yang mapan dan
terkemuka di setiap kategori bisnisnya.
VISI, MISI, DAN NILAI
Visi : Perusahaan Total Food
Solutions.
Misi :
·
Memberikan solusi atas kebutuhan pangan secara
berkelanjutan
·
Senantiasa meningkatkan kompetensi karyawan, proses
produksi dan teknologi kami
·
Memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat
dan lingkungan secara berkelanjutan
·
Meningkatkan stakeholders’ values secara
berkesinambungan
Nilai : “Dengan disiplin sebagai falsafah hidup;
Kami menjalankan usaha kami dengan menjunjung tinggi
integritas; Kami menghargai seluruh pemangku kepentingan dan secara
bersama-sama membangun kesatuan untuk mencapai keunggulan dan inovasi yang
berkelanjutan.”
Lokasi kantor pusat : Jl.Gatot Subroto Kav 57 No. 101 Jakarta Pusat. 12410 Gedung Sudirman Plaza Indofood
Tower.
3
Jenis Produk:
Mie Instan : Indomie, Supermi, Sarimi, Sakura, Pop Mie,
Pop Bihun, Mie Telur Cap 3 Ayam.
Tepung : Cakra Kembar, Segitiga Biru, Kunci
Biru, Chesa.
Pangsa pasar
Strategi 3A : - Acceptability, yaitu rasa Indomie yang sudah
bisa diterima di lidah konsumen (Product).
- Avalaibility, produk Indomie mudah diperoleh
dimana saja (Place).
- Affordability,
tercermin dari harga eceran Indomie yag terjangkau (Price).
Target pasarnya adalah semua umur kecuali balita.
Jumlah karyawan : Pria : 679 (47%)
Wanita : 714 (53%)
Total : 1393 orang.
Jumlah produksi : 432.000
pcs. Dalam 1 bulan.
2.1.b. C59 (PT Caladi lima sembilan)
PT Caladi
Lima Sembilan adalah perusahaan yang bergerak dalam industri garmen, khususnya
T-Shirt sablon. Resmi berdiri pada tahun 1980, tepatnya 12 Oktober 1980,
bertepatan pula dengan pernikahan pasangan Marius Widyarto Wiwied dan
Maria Goreti Murniati. Pada awalnya modal yang dimiliki perusahaan ini sangat
terbatas, karena modal awal yang mereka gunakan untuk membuka usaha bukan hasil
pinjaman dari bank, teman ataupun orang tua,
melainkan dari hasil penjualan kado pernikahan mereka, sebesar Rp. 2,5 juta.
Dengan hanya
memiliki dua orang karyawan, sebuah mesin jahit dan satu mesin obras Pak Wiwied
mulai berusaha. Nama C59 sendiri berasal dari alamat rumah, dimana Pak Wiwid,
dan istrinya pertama kali tinggal, yaitu di Jalan “Caladi No.59, Bandung”.
Alasannya sangat sederhana, yaitu agar pembeli lebih mudah ingat apabila ingin
memesan atau membeli lagi. Dengan komitmen untuk memberikan layanan jasa
terbaik, sesuai waktu dan kualitas yang diinginkan konsumen, jadilah C59
seperti sekarang ini.
Model bisnis yang pertama kali dijalankan Pak Wiwid dan istrinya ini adalah dengan melayani pesanan T-shirt bergambar (sablon) dari perorangan, sekolah-sekolah, perguruan tinggi maupun instansi Pemerintahan di Bandung. Pak Wiwid tidak hanya mendesain dan menyablon saja, tapi juga mengerjakan semuanya. Mulai dari menerima pesanan, membeli bahan, mencelup, menggunting, menyablon, menjahit, sampai mengemas. Walaupun pada saat itu pengerjaannya masih manual belum menggunakan computer.
Tahun 1986,
C59 beroperasi dengan 20 mesin jahit. Dan pada tahun 1990, C59 semakin
berkembang dengan membangun pabrik dan fasilitas modern. Bersamaan dengan di
bangunnya toko retail (showroom) yang pertama
di Jalan Tikukur No.10. Pada tahun ini pula penjualan C59 semakin meningkat
dengan omzet di atas Rp 1 miliar.
VISI DAN MISI
Visi : Sebagai clothing
yang menyediakan produk-produk untuk semua umur dan memiliki kualitas yang
baik.
Misi : produk C59 dapat
diterima oleh masyarakat dan C59 dapat dikenal oleh masyarakat dibandingkan
dengan pesaingnya.
Lokasi usaha : Jalan
Cigadung Raya Timur No.107 Bandung 40191 Telepon. 022-2506640/ 022-2504718
Jenis produk :
Kaos sablon, T-shirt, Jaket, Sweater, Polo, aksesoris, Topi, T-shirt Kids.
5
Pangsa pasar : Pemasaran Order dimana
aktifitas produksi dilakukan sesuai pesanan / push production. Pesanan produk
perusahaan seperti pembuatan produk t-shirt, polo shirt, jacket, sweater,
training suit, celana, kemeja, rompi, topi, tas, dompet, mug, paying, gantungan
kunci, asbak, ballpoint, sticker, spanduk, banner, baliho, bendera, pin, dan aksesoris
– aksesoris lainnya dengan desai dari pemesan. Dan yang paling penting C59
dapat memberikan konsultasi desain plus aplikasi untuk : logo perusahaan,
desain event/premium item, point of sales material (POSM) (umbul – umbul,
baliho, spanduk, dll).
Pemasaran
retail atau eceran perusahaan memproduksi t-shirt printing, jaket, polo shirt,
kemeja, dan menjualnya secara eceran melalui showroom dan outlet yang ada
dengan desain diciptakan oleh perusahaab sendiri. Desain yang ada pada dasarnya
mengikuti selera konsumen.
Target
pemasarannya adalah semua golongan tua maupun muda.
Jumlah
karyawan : 300 orang.
Jumlah
produksi : 3000 – 8000 pcs. dalam 1 bulan.
: 400 pcs. Dalam 1 hari.
2.2 Hasil Kunjungan Industri
Pimpinan dan Manajer dari PT. Indofood CBP Sukses
Makmur dan C59 cukup ramah dengan kedatangan kami. Mereka melayani dan
menyampaikan penjelasan dengan baik dan jelas serta di tampilkan video
bagaimana perjalanan berdirinya perusahaan. Hasil dari kunjungan industri
tersebut kami banyak memiliki pengalaman baru mengenai dunia industri secara
langsung. Di PT. Indofood CBP Sukses Makmur ini kami diperkenalkan
produk-produk yang berkualitas tinggi dan mencicipi Mie instan yang
diproduksinya sedangkan di C59 kami mempraktekan bagaimana cara menyablon. Ketika
kami akan pergi dari PT Indofood, kami diberi kenang-kenangan berupa bungkusan
yang isinya berbagai macam produk Mie dan dari C59 kami di beri T-shirt.
BAB III PENUTUP
3.1 KESIMPULAN
1. Dengan diadakannya kunjungan industri siswa siswi diharapkan
dapat berpikir maju, kreatif, dan inovatif sehingga dapat menjadi generasi penerus yang di banggakan oleh
orangtua, bangsa, dan negara serta mengurangi perilaku yang bersifat negatif, karena bakat dan kemampuannya lebih tersalur kepada
hal-hal yang positif yang akan berguna bagi kehidupannya baik sekarang maupun
yang akan datang.
2. Produksi
yang dihasilkan oleh PT. Indofood
CBP Sukses Maksmur dan C59 sudah
cukup terkenal di masyarat lokal dan produk-produk mereka juga di ekspor ke
luar negeri seperti Eropa, ASEAN, Australia, Cina, Jepang, Hongkong, dan
Amerika.
3. Percaya diri, semangat,
pantang menyerah, terus berusaha seperti yang di contohkan Pak Wiwied adalah
kunci untuk mencapai kesuksesan dan kegigihan membuat usaha itu adalah penting
demi kelangsungan hidup.
3.2 SARAN
·
Kendala-kendala
pada saat di dalam perusahaan seperti kunjungan saat hampir jam istirahat untuk
para pegawai yang membuat tur terlalu terburu sehingga peserta kunjungan
industri kurang menangkap penjelasan dan objek yang di jelaskan serta satu sesi
acara dibatalkan. Untuk kedepannya perusahaan agar memperhatikan jam kunjungan
dan agar tidak terjadi kembali di kemudian hari.
·
Saya berharap
agar program Kunjungan Industri ini tetap dilanjutkan untuk tahun-tahun yang
akan datang.
Mengetahui, Tangerang
Selatan, 27 Februari 2015
Wali Kelas XI.AP Yang
Membuat Laporan,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar